© Hidroponik Karangrejo Kandat © Hidroponik Karangrejo Kandat © Hidroponik Karangrejo Kandat © Hidroponik Karangrejo Kandat © Hidroponik Karangrejo Kandat © Hidroponik Karangrejo Kandat © Hidroponik Karangrejo Kandat © Hidroponik Karangrejo Kandat

Revolusi Berkebun Tanpa Tanah

Temukan masa depan pertanian dengan hidroponik – efisien, berkelanjutan, dan produktif.

Pelajari Lebih Lanjut

Apa itu Hidroponik?

Hidroponik adalah metode menanam tanaman tanpa tanah, menggunakan larutan nutrisi mineral dalam pelarut air. Tanaman ditopang oleh media inert seperti perlite atau rockwool. Teknik ini memungkinkan pengendalian yang tepat terhadap penyaluran nutrisi, sehingga menghasilkan pertumbuhan yang lebih cepat dan hasil panen yang lebih tinggi dibandingkan dengan pertanian tanah konvensional.

Ditemukan pada tahun 1930-an, hidroponik semakin populer untuk pertanian perkotaan, kebun vertikal, dan pertanian berkelanjutan berkat efisiensi air dan desainnya yang hemat ruang.

Healthy basil plants
Strawberries in hydroponic bed
Nutrient film technique system
Strawberries in hydroponic bed

Manfaat Hidroponik

Water droplets representing conservation with a background of lush green lettuce plants in a hydroponic setup

Hemat Air

Menggunakan hingga 90% lebih sedikit air dibandingkan dengan pertanian tanah tradisional dengan cara mendaur ulang larutan nutrisi.

Vibrant tomato plants growing vertically in a stacked hydroponic tower system indoors with ripe red fruits

Hemat Tempat

Teknik pertanian vertikal memungkinkan kepadatan tanaman yang lebih tinggi, ideal untuk lingkungan perkotaan.

Fresh organic strawberries in a hydroponic bed with no soil and controlled lighting for optimal growth

Tumbuh Lebih Cepat

Tanaman menerima nutrisi secara langsung, yang mengakibatkan pematangan lebih cepat dan hasil panen yang lebih tinggi.

Jenis-Jenis Sistem Hidroponik

Nutrient Film Technique (NFT)

Sebuah lapisan tipis air yang kaya nutrisi mengalir di atas akar tanaman yang digantung dalam saluran. Ideal untuk tanaman yang tumbuh cepat seperti selada dan herba. Sistem ini sangat efisien dalam penggunaan air dan nutrisi, serta mudah untuk dipantau dan dikontrol.

Perspective view of a nutrient film technique hydroponic system with sloping channels of flowing green water nurturing plant roots

Deep Water Culture (DWC)

Akar tanaman direndam dalam larutan nutrisi yang dilengkapi dengan oksigenasi. Mudah dibangun dan dirawat, sangat cocok untuk pemula. Sistem ini memungkinkan pertumbuhan tanaman yang cepat dan hasil panen yang optimal.

Deep water culture setup with floating plants in a large reservoir of oxygenated nutrient solution and air pumps bubbling

Ebb and Flow

Tanaman dalam tray secara berkala direndam dengan larutan nutrisi, lalu dikeringkan. Cocok untuk berbagai jenis tanaman. Sistem ini memberikan fleksibilitas dalam pengaturan siklus irigasi dan nutrisi.

Ebb and flow hydroponic trays filling with nutrient water and draining back to the reservoir in a container setup

Panduan Setup Hidroponik

Diagram setup hidroponik

Bahan Dibutuhkan

  1. 1.Tangki penampungan
  2. 2.Pot jaring & media tanam
  3. 3.Pompa & selang
  4. 4.Pengukur pH & EC
  5. 5.Larutan nutrisi
  6. 6.Penerangan LED

Langkah-Langkah

  1. 1.Siapkan tangki & larutan nutrisi dengan pH & EC optimal.
  2. 2.Pasang saluran atau tempat tanam di atas tangki.
  3. 3.Masukkan tanaman ke pot jaring dengan media inert.
  4. 4.Jalankan pompa untuk sirkulasi & oksigenasi.
  5. 5.Pantau harian, sesuaikan nutrisi, & panen saat matang.